Curang Bisa Menang?

admin 16/04/2019 0
Curang Bisa Menang?
1
0

0
0
0

Curang Bisa Menang?

Oleh: Eka Wartana

Berbuat curang adalah hal yang terlarang. Tapi banyak orang yang melakukannya untuk menang.

Kenapa ya? Bisakah mereka menang? Apakah berbuat curang itu diterima sebagai salah satu strategi?

Yang menjadi penyebab kecurangan adalah kekurangan dalam beberapa hal.

Yang tidak kekurangan tidak akan berbuat kecurangan. Pemicunya a.l.:

  • Tidak mampu bersaing dengan fair
  • Ingin menang dengan cara mudah dan cepat
  • Digoda oleh kenikmatan duniawi (harta, posisi)
  • Iri hati akan kesuksesan orang lain
  • Dendam karena pernah sakit hati, pernah dikalahkan

Maka dilakukanlah kecurangan dengan cara kasar seperti fitnah, tuduhan. Hal ini seringkali disebabkan karena rasa sakit hati, kecewa, ambisinya tak tersalurkan. Atau bisa juga dengan cara halus seperti mengaburkan dan mengubur kelebihan orang lain, gossip, yang dasarnya karena rasa iri hati, kuatir akan ‘kekalahan’ dan tidak senang orang lain sukses.

Ketika menjadi kepala cabang, saya pernah difitnah oleh seorang bawahan. Dia menulis surat kaleng langsung ke pemilik perusahaan. Isinya: penolakan dari semua kepala bagian terhadap saya. Untungnya, owner lebih percaya kepada saya. Hasil penyelidikan: semua itu hanyalah karangannya saja. Dia memalsukan tanda tangan semua kepala bagian lainnya.

Rupanya, orang itu punya ambisi untuk menggantikan saya (posisi) dan bebas memanipulasi suku cadang yang dikelolanya (harta). Itu contoh curang yang tidak membuatnya menang, malah membawa malang. Hasilnya: dipecat!

Ada lagi bentuk lain yang saya alami, berupa usaha menimbulkan kesan mengurangi nilai dari temuan saya The MindWeb Way. Dulu, pernah dikatakan bahwa diagram MindWeb itu sudah pernah diketahuinya dari orang lain (tanpa menyebutkan waktunya yang belasan tahun setelah saya temukan teorinya). Kalau yang asli temuan sendiri dikaburkan…., sedih sekali ya, hati ini….? (kayak lagu “…Sedihnya hati iniiii…..”)

Satu bagian isi dari buku saya, juga belakangan dikatakan didengarnya dari orang lain. Anehnya, hal ini tidak pernah disebutkan pada banyak pertemuan jauh sebelumnya. Apakah tahunya sebelum atau setelah membaca buku saya? Bisa jadi juga dia berkata jujur, bisa juga berbohong. Tuhan yang tahu. (“Tuhan tidak tidur”, kata Ruhut Sitompul seringkali)

Seperti kata orang, tidak ada sesuatu yang baru di dunia ini. Bisa saja lebih dari satu orang menemukan teori yang sama, tanpa menjiplak karya orang lain.

Tapi usaha yang dengan sengaja apalagi dengan niat buruk mengaburkan dan ‘menguburkan’ prestasi orang, kiranya itu dosa, bukan? Lebih berdosa lagi kalau ternyata “maling teriak maling”?

Sadarkah orang bahwa dengan sikap iri itu sama artinya dengan dia menggugat Tuhan?

Orang yang merasa kalah berbuat curang, itu bisa dimengerti. Tapi kalau orang yang sudah unggul masih berbuat ‘curang’? Itukah yang namanya serakah? (“Orang serakah tidak akan mendapat berkah….” Boleh dong sedikit berfilosofi…?)

Dalam kehidupan nyata, banyak orang yang curang dan menang. Banyak orang yang berkedok kebaikan, dibalik hati yang penuh dengki, berhasil mengelabui orang. Mereka bisa menang di dunia, tapi tidak di akhirat. Di dunia, iblis bisa berperan, tapi tidak ada tempatnya di akhirat. (he he he, kok jadi bicara soal spiritual ya….?)

 

“Orang yang curang bisa tertawa pada awalnya. Tetapi dia akan menangis pada akhirnya. Itulah hukum alam tentang keseimbangan” (The MindWeb Way).

“Persaingan jangan sampai memberi pupuk kepada kedengkian dan kecurangan”  (The MindWeb Way)

Article terkait: Menggugat Tuhan

Salam Berpikir Tanpa Mikir,

Eka Wartana

Professional Licensed Trainer (MWS Int) dengan 33 thn pengalaman managerial.

Founder: The MindWeb Way of Thinking, To Think Without Thinking

Author: To Think Without Thinking (English Edition), Berpikir Tanpa Mikir (Indonesian Edition), MindWeb- A New Way of Thinking (English dan Indonesian)

Website: www.mindwebway.com, FB: www.facebook.com/eka.wartana.5

IG: www.instagram.com/eka.wartana/

Training, Book Order: eka.wartana@mindwebway.com

#tothinkwithoutthinking

#berpikirtanpamikir

#mindwebway

#mindweb

#ekawartana

#curang

#menang

#iri

#fitnah

#gossip

 

 

 

 

 

Leave A Response »